Monday, July 25, 2011

Salam Ramadhan

Assalamualaikum, sudah hampir sebulan tidak updte info terbaru.. tanpa sedar ramadan bakal kunjung minggu hadapan.apakah persediaan diri? Terutama  pendidik TCB, jangan dibiarkan kerja mendidik ketika ramadan dilakukan sekadar melepaskan batuk di tangga hanya kerana keletihan berpuasa, bahkan manjadi peluang untuk bersemangat untuk merebut peluang beramal. Moga kualiti kerja lebih tinggi agar amal dilakukan menjadi ibadah yang terbaik pada tahun ini.  Kita mahu menjadi golongan mukmin yang disebutkan oleh Rasulullah S.A.W dalam hadisnya yang bermaksud:

"Kalaulah umatku tahu tentang kebaikan bulan ramadhan mereka pasti mengharapkan biarlah ramadhan itu sepanjang tahun".
                                                                                                     (Riwayat At-Tabrani)

Jadikan ramadhan ini madrasah untuk diri menjadi insan yang bertaqwa kepada Allah insyaAllah. Salam Ramadhan buat semua :)

Sunday, June 26, 2011

Review Hari Sukan;Wajah-wajah Anak Cilik TCB

Anak2 menunggu untuk masuk ke padang
Acara taska memindah air menggunakan span
Antara ibu bapa yanghadir
Acara lumba lari


Acara lari memakai baju besar
Acara lari dalam kain sarung
Acara memilih kerang berwarna
Acara membawa bola mengguna gelung
Acara memakai kasut paling cepat
Acara lari berhalangan
Acara keluarga
Saat dinanti acara penyampaian hadiah
seronoknyer
Cabutan bertuah
Gambar sepanjang hari sukan TCB, meriah..alhmadulillah Allah memudahkan segalanya.

Seorang Ibu yang Hebat

Assalamualaikum w.b.t..Syukur Allah masih memberi nikmat kesihatan untuk terus melakukan amal2 soleh insyaAllah. Baru baca kisah berkaitan dengan ustazah Yoyo Yusroh yang baru sahaja meninggal dunia21 Mei 2011 hasil daripada info seorang sahabat, saya mengkaguminya apabila membaca kisahnya, wanita biasa yang mampu berusaha luar biasa yang mempunyai 13 orang anak. Menjadi seorang ibu kepada 13 orang anak bukanlah mudah, tetapi beliau seorang semangat waja dan berjiwa pejuang. Jom lihat peribadi ustazah Yoyo Yusroh.

Pertama : Teladan Fisik yang Kuat dan Komitmen dalam menjaga kesehatan 
Aktifitas dakwah membutuhkan energi yang luar biasa. Ini yang disadari oleh ustadzah Yoyoh Yusroh, maka beliau punya komitmen yang sangat tinggi dalam menjaga kesehatan, dan juga mengingatkan kader dakwah yang lain agar peduli kesehatan. Afifah Afra menuliskan kenangannya bersama ustadzah Yoyoh Yusroh dalam suatu kesempatan memberikan tausiah di depan para muslimah Semarang. Beliau sangat menganjurkan para muslimah untuk menjaga kesehatan. Menekankan untuk mengonsumsi banyak sayur dan buah-buahan, serta meninggalkan segala jenis makanan instan yang berpengawet. Lebih tegas ustadzah Yoyoh Yusroh menjelaskan : “Rahim seorang wanita harus dipersiapkan untuk menghasilkan generasi yang terbaik. Jadi, makanlah hanya sesuatu yang halal dan toyib.” .  Komitmen beliau yang tinggi ini pun bisa dengan mudah dibuktikan di depan mata. Melahirkan 13 putra dan putri tentu dibutuhkan penjagaan fisik yang luar biasa, belum ditambahi aktifitas dakwah dan kegiatan yang sangat padat. Beliau mampu melewati hari-hari sibuknya dengan stamina yang kuat. Saat ditanya seorang akhwat tentang resep fitnya, beliau mengingatkan untuk jangan lupa mengonsumsi habbatus sauda dan madu.

Kedua : Kesabaran luar Biasa
Melahirkan, merawat dan membesarkan 13 orang anak adalah hal luar biasa yang mutlak membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Betapa banyak kader dakwah yang hari ini mengumbar keluhkesah dan berteriak kerepotan, sementara mereka baru dikarunia satu dua anak, dengan amanah dakwah yang tak seberapa. Kegiatan beliau yang begitu padat tentulah membutuhkan kesabaran luar biasa. Dalam kehidupan rumah tangga beliau adalah contoh kesabaran seorang ummahat, karena beliau seringkali diminta –terkadang bersama suaminya- untuk mengisi talkshow dan seminar  dengan teman keluarga islami. Beliau berpesan  tentang kunci sukses membina rumah tangga : “"Dalam membina rumah tangga, yang penting prinsipnya saling memberi. Tidak ada yang superordinat atau subordinat antara laki-laki dan wanita. Sejak awal menikah komitmen itu harus ada.  Laki dan wanita punya keistimewaan.”. Banyak lagi pesan dan petuah beliau tentang rumah tangga, yang sungguh telah dibuktikan sejak awal dalam kesabaran beliau mengarungi rumah tangga. Sekali lagi, dengan 13 orang anak !

Ketiga : Aktif Bergerak  
Ustadzah Yoyoh Yusroh –tidak dipungkiri lagi- juga menjadi teladan akhwat muslimah dalam kiprah bagi dakwah dan masyarakat. Amanah beliau yang begitu banyak senantiasa beliau tuntaskan dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya dalam konteks internal partai atau dalam negeri, namun juga tampil aktif dalam organisasi internasional bahkan perjuangan internasional membela Palestina. Beliau memimpin rombongan Viva Palestina yang dikoordinir oleh Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP), dan melalui perjuangan berat akhirnya mampu menembus Gaza dengan dikawal barisan panser tentara Mesir. Kiprah beliau yang sangat padat bisa dilihat dari rentetan tugas  dan penghargaan yang beliau dapat. Selain di DPR beliau juga aktif sebagai anggota Dewan Pakar ICMI (Tahun 2005-2010), bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Lansia.  Tak hanya itu, sejumlah tanda jasa pun pernah diterimanya, seperti International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2000, International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2003, dan Mubaligh National dari Departemen Agama Pusat tahun 2001. Sebuah gambaran sekaligus teladan, seorang ummahat yang sukses meramu antara ranah domestik dengan pengabdian kemasyarakatan.

Keempat : Ruhiyah Tinggi
Aktifitas dakwah dan kemasyarakatan yang begitu padat akan sangat melelahkan tanpa siraman ruhiyah yang teratur dan pada porsi yang istimewa. Ustadzah Yoyoh Yusroh tahu dan meyakini dengan pasti hal tersebut. Karenanya beliau senantiasa menghiasi hari-hari padat aktifitasnya dengan charger ruhiyah yang terus dijaga dan ditingkatkan. Tilawah dan mengulang hafalan Quran adalah rutinitas harian yang tak terlewatkan. Salim A Fillah pernah mendapati beliau bersama suami tengah asyik mengulang hafalan berdua, bergantian menyimak dan membenarkan. Secara khusus, beliau senantiasa menyelesaikan tilawah tiga juz setiap harinya. Tentu sebuah capaian yang luar biasa, yang barangkali tak terbayangkan dalam benak banyak kader yang selalu gagal menyelesaikan satu juz tilawah karena alasan kesibukan. Ketika ditanya bagaimana mungkin menyempatkan diri untuk tilawah sebanyak itu dalam setiap harinya, ustadzah Yoyoh Yusroh menjawab dengan yakin dan mantap : "Justru karena sibuk & banyak hadapi aneka persoalan serta begitu beragam manusia, maka harus memperbanyak Al Quran". Subhanallah

Kelima : Penyayang dan Peduli
Banyak akhwat yang terkesan dengan kesederhanaan dan ketawadhukan beliau, dan lebih dari itu kedekatan personal dan ukhuwah yang dibuktikan dengan langkah nyata. Panggilan bunda dan ummi menandakan tempat khusus di hati para akhwat. Seorang akhwat muda begitu terkesan saat dalam sebuah pertemuan kedua dengan beliau, ustadzah Yoyoh Yusroh masih mengingat betul nama dan asalnya, serta menanyakan tentang kegiatan dan aktifitas terbarunya.  Hal ini jelas menunjukkan kepedulian dan kasih sayang beliau yang tulus kepada para akhwat, tanpa pamrih, seperti kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.

Akhirnya, tentulah masih banyak teladan kebaikan yang telah ditorehkan oleh ustadzah Yoyoh Yusroh, coretan singkat ini tak akan pernah mampu mewakili kebaikan dan keteladanan dari sosok daiyah dan mujahidah ini. Sekali lagi marilah belajar kokoh dari ustadzah Yoyoh Yusroh. Mari belajar memuhasabahi diri atas langkah yang amal yang telah kita torehkan setiap hari. 

Beberapa hari sebelum meninggal, beliau menuliskan SMS berisikan kegelisahan dan muhasabah hatinya kepada seorang akhwat: “ Ya robb, aku sedang memikirkan posisiku kelak diakhirat. Mungkinkah aku berdampingan dengan penghulu para wanita khodijah al kubro yang berjuang dengan harta dan jiwanya? Atau dengan Hafsah binti Umar  yang di bela oleh Alloh saat akan dicerai karena showwamah (rajin puasa-red) dan qowwamahnyaI (rajin tahajud-red) ? Atau dengan Aisyah yang telah hafal 3500 an hadits, sedang aku....ehm 500 juga belum...atau dengan Ummu Sulaim yang shobiroh (penyabar) atau dengan Asma yang mengurus kendaraan suaminya dan mencela putranya saat istirahat dari jihad... atau dengan siapa ya. Ya Alloh, tolong beri kekuatan untuk mengejar amaliah mereka...sehingga aku laik bertemu mereka bahkan bisa berbincang dgn mereka di taman firdausMu :


Monday, June 20, 2011

School Holiday Programe(SHP)

Syukur.SHP sudah berlalu 2 minggu lepas, SHP diadakan seminggu sahaja, anak2 di tadika beroleh manfaat dengan pelbagai aktiviti seperti cooking, simple experiment, Trip Taman Negeri Bukit Panchor, Creative Workshop. SHP  merangsang anak2 berani, berdikari dan kreatif dalam menyelesaikan sesuatu permasalahan yang mudah.SHP yang dibimbing oleh Tea Aishah, Tea Khai dan Tea Izzah memberi nilai tambah dan pengalaman baru kepada anak2 dalam kehidupan mereka. Let's review .
 1) Cooking
"Aktiviti membuat sandwich"
"Sedang menggaul"
"Bersedia untuk disapu pada roti"

"Yeh, masa untuk makan"


2) Simple Experiment " What happen with air when re-heated?

"Teacher menunjukkan eksperimen"
"Belon mengembang apabila botol diletakkan pada bekas mempunyai air panas"
"Belon mengecut apabila botol diletakkan ke bekas mempunyai air paip"
"Melakukan lembaran kerja selepas eksperimen untuk tingkatkan kefahaman"
3) Creative Workshop "Paper bag"

"Fokus mewarna"
"Cantiknya"
"Teacher dah siap"
4) Berkelah di Taman Negeri Bukit Panchor

"Senyum"
"Melihat permandangan ciptaan Allah"
"Berdikari menyediakan sendiri makanan"
"Kumpulan menyediakan air"
"Kumpulan yang menyediakan buah"
"Dah siap sapu jem pada roti teacher"
"Seronok juga ya berkelah teacher"
"Masa  makan nyam nyam"
"Seronoknyer dapat main"
"Saat yang sangat dinantikan"
"Penatnyer"

Sunday, May 22, 2011

Hari Sukan Tadika Taska Cinta Bestari 2011

      Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang memudahkan segala perjalanan hari sukan pada hari ini, gembira melihat wajah-wajah ibu bapa, guru-guru dan anak didik TCB bertungkus lumus bersama menjayakan hari sukan. Syukur kepada Allah, dengan cuaca yang tidak terlalu panas dan juga tidak hujan membantu lagi melancarkan perjalanan hari sukan. Sebagai pendidik TCB kami sangat berbangga dengan kehadiran ibu bapa pada hari ini kerana turut bersama turun ke padang untuk menyokong anak masing-masing.
     Tahniah dan syabas kepada semua terlibat guru-guru TCB, tea aishah,tea khai,tea izzah, tea dila, tea atikah, tea suhana, tea dibah dan juga sukarelawan sahabat kami iaitu tea anathi dan tea rehan yang turut membantu. Bukan mudah untuk mengawal aktiviti ini tanpa bantuan guru yang ramai. Hanya 2 minggu latihan sukan diadakan, alhamdulillah segala berjalan dengan baik. Terdapat juga sukan keluarga diadakan pada tahun ini, kelihatan ibu bapa sangat terbuka untuk terlibat sama. Acara dipertandingkan adalah acara memakan kacang yang melibatkan kerjasama ibu,bapa dan anak. Sangat menarik, disini menguji interaksi dan kerjasama anak2 dengan ibu bapa.
     Antara acara sukan dipertandingkan untuk tadika seperti lumba lari, gelek bola dengan gelung, pantas memakai kasut, lari dalam kain sarung, cari kerang berwarna, lari berhalangan, lari pakai t-shirt. Acara sukan taska pula, acara mengambil sumi di padang dan memindahkan air dari satu bekas ke bekas yang lain. Geli hati melihat telatah anak2 di padang, guru pun tidak menang tangan untuk mengawal keadaan di padang, dan pastinya ibu bapa insan paling gembira melihat aksi anak masing-masing di atas padang. Jauh di sudut hati kami, kami sangat senang melihat suasana ini, interaksi dan ukhuwah yang terjalin pastinya menyimpan seribu memori buat kami sebagai pendidik.
     Terima kasih di atas segala sokongan yang tidak putus-putus dari ibu bapa dan kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mendidik anak2 di TCB. Ada rezeki insyaAllah kita jumpa lagi hari sukan TCB pada tahun hadapan. Gambar sepanjang hari sukan masih dalam proses, insyaAllah gambar akan menyusul kemudian.

Monday, May 16, 2011

SELAMAT HARI GURU!



Selamat Hari Guru teacher!
 Selamat Hari Guru! buat semua yang bergelar pendidik :). Alhamdulillah, hari ini sambutan yang tidak di rancang oleh warga Tadika Taska Cinta Bestari, sambutan hari guru,anak2 didik TCB datang  ke sekolah hari ini  dengan membawa hadiah di tangan masing-masing sambil mengucapkan ucapan selamat hari guru kepada semua teacher TCB. Hati mana yang tidak berbunga apabila menerima hadiah dari anak didik kecil ini. Mereka sudah tahu memgungkapkan penghargaan kepada guru yang mendidiknya, jika dilihat, mereka sebenar masih kurang faham apa yang dikatakan hari guru, hanya mengikut satu tradisi biasa hari guru disambut yang sering kita adakan setiap tahun tapi alhmadulillah anak kecil belajar untuk dididik untuk menghargai gurunya. Terima kasih kepada semua anak2 didik TCB, sebagai guru, hadiah paling terbesar adalah anak didik kecil ini menjadi insan yang berjaya dunia dan akhirat, menjadi insan profesional dalam kerjaya yg benar2 mengamalkan syariat islam apabila besar kelak.Itulah impian kami sebagai warga pendidik.Disini , kami hanya mampu mendoakan kecemerlangan sahsiah,intelek dan spritual anak didik kecil ini. Moga anak didik ini menjadi pembangun bangsa dan negara insyaAllah. Salam sayang buat anak didik TCB. Sekilas sambutan ringkas Hari Guru di tadika.
Besarnyer! Hadiah kek dari 2 orang anak didik TCB, terima kasih

Hadiah dari Annazem,terima kasih



Terima kasih Insyirah, anak didik hampir 3 tahun bersama TCB
 
Teacher sayang kamu semua!




Monday, May 2, 2011

Hari Terbuka Ibu Bapa


Syukur alhamdulillah, Hari Terbuka Ibu bapa TCB baru sahaja seminggu lepas berlalu. Maaf agak lewat untuk di update. Pertemuan ringkas memberi peluang untuk guru TCB dan ibu bapa membincangkan perkembangan pembelajaran dan sahsiah anak-anak ketika berada di tadika. Hari tersebut juga diadakan ceramah ringkas berkitan "Memahami Psikologi Anak Anda" oleh Cikgu Haris yang dijemput khas dari Perak. Terima kasih di atas kunjungan dan perkongsian yang menarik. Pertemuan selama sejam bersama Cikgu Haris tidak cukup, bahkan ramai ibu bapa yang ingin slot ceramah dipanjangkan sedikit untuk pertemuan akan datang. Pandangan  ibu bapa terhadap slot  sedikit sebanyak memberi kepercayaan kepada warga guru TCB bahawa Hari Terbuka seperti ini perlu dilakukan lebih efektif lagi untuk kehadapan. Ini menunjukkan juga ibu bapa hari ini semakin sedar akan kepentingan memahami pendidikan anak-anak. Moga usaha ini diteruskan, dan sokongan ibu bapa yang tidak terhingga menjadi pemicu kepada kami untuk melakukan yang terbaik.

Antara ibu bapa yang hadir memberi sokongan hari terbuka
Cikgu Haris  menyampaikan ceramah
Ibu bapa Kusyuk mendengar


Syabas kepada semua! Warga TCb dan juga ibu bapa yang hadir. Tahniah kami ucapkan kepada ibu bapa yang hadir kerana meluangkan sedikit  masa bersama kami untuk bersama menilai dan memperbaiki perkembangan anak-anak di tadika. Segala cadangan dan perbaikan yang diberikan kami sangat hargai untuk perbaikan akan datang. Moga bertemu untuk pertemuan hari terbuka akan datang insyaAllah.